Survei SMRC: Kualitas Capres Menentukan Hasil Pilpres

0
9


TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Di mata pemilih, bukan partai yang menentukan publik akan memilih calon presiden yang mana, melainkan tingkat kesukaan dan kualitas personal calon presiden

Demikian temuan survei eksperimental Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) bertajuk ‘Partai dan Calon Presiden: Kecenderungan Sikap Pemilih Menjelang 2024’ pada Kamis (7/10/2021).

Direktur Riset SMRC Deni Irvani menjelaskan bahwa metode survei eksperimen adalah satu cara untuk menguji hubungan kausal antara variabel independen dan dependen dalam survei opini publik. 

Berbeda dengan survei-survei biasa di mana hubungan kausal hanya berdasarkan asumsi dan teori, survei eksperimental menunjukkan hubungan kausal itu secara metodologis sehingga dapat menghasilkan temuan yang menunjukkan ada atau tidaknya hubungan kausal tersebut secara lebih meyakinkan. 

Dari kiri ke kanan: Prabowo Subianto, Ganjar Pranowo, Sandiaga Uno, dan Anies Baswedan. Inilah elektabilitas sejumlah tokoh seperti Prabowo, Ganjar, Anies, hingga Sandiaga dalam survei Capres 2024 terbaru dari lima lembaga.
Dari kiri ke kanan: Prabowo Subianto, Ganjar Pranowo, Sandiaga Uno, dan Anies Baswedan. Inilah elektabilitas sejumlah tokoh seperti Prabowo, Ganjar, Anies, hingga Sandiaga dalam survei Capres 2024 terbaru dari lima lembaga. (TRIBUNNEWS.COM/KOMPAS.COM)

Dalam survei eksperimen, sebab ditetapkan lewat suatu desain eksperimen dengan memberikan treatment secara acak kepada responden kemudian melihat pengaruhnya pada akibat.

Dalam eksperimen ini, pemilih partai dihadapkan dengan pilihan presiden: apakah akan memilih capres yang dicalonkan partainya. 

Baca juga: Ridwan Kamil Ngaku Siap Nyapres di Pemilu 2024, Buka Peluang Lewat PAN

Jika partai politik yang dipilih mencalonkan seseorang untuk menjadi presiden, ada 57 persen yang akan memilih calon tersebut, sementara 29 pereen tidak akan memilih calon tersebut. Yang tidak tahu/tidak menjawab 15 persen.

Treatment 1: Bila partai yang dipilih tak mencalonkan calon presiden yang disukai pemilih partai tersebut apakah pemilih itu akan tetap memilih calon presiden pilihan partai tersebut?

Ada 35 persen yang akan tetap memilih calon presiden yang tidak disukai tersebut, sementara 53 persen tidak akan memilih calon tersebut. Yang tidak tahu/tidak menjawab 12 persen.

Treatment 2: Bila ada calon presiden yang tak dicalonkan partai yang dipilihnya tapi dicalonkan oleh partai lain apakah akan memilih calon presiden tersebut?

Puan Maharani, Prabowo Subianto dan Ganjar Pranowo
Puan Maharani, Prabowo Subianto dan Ganjar Pranowo (kolase tribunnews)



LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here