Taman Renungan Bung Karno – Tribunnewswiki.com

0
3


TRIBUNNEWSWIKI.COM- Taman Renungan Bung Karno adalah destinasi wisata sejarah tentang kisah pengasingan Bung Karno dan perumusan Pancasila.

Lokasinya berada di Kel. Mautapaga, Ende Timur, Kel. Mautapaga, Ende Timur, Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur.

Selama pengasingan, Bung Karno di tempat ini berkegiatan seperti, melukis, dan menulis naskah drama pementasan. (1) 

Baca: Museum Sejarah Purbakala Pleret

Taman Renungan Bung Karno 1
Patung Bung Karno di Ende

 

Hari Pancasila jatuh pada tanggal 1 Juni tidak lepas dari sejarah terlahirnya Pancasila dan peran penting Presiden Republik Indonesia, Soekarno.

Tempat lahirnya Pancasila berada di Ende, Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur.

Di situlah Bung Karno merenungkan gagasannya.

Sebelum berada dalam masa pengasingan (1934–1939), Bung Karno berada di Penjara Sukamiskin. Pergerakannya bersama para rekan pun membuat Belanda memutuskan untuk mengasingkannya di sana.

Hal ini sengaja dilakukan guna memutus hubungan Bung Karno dengan para loyalisnya.

Sebelum tiba di Ende, dia harus menempuh perjalanan selama delapan hari menggunakan kapal.

Rumah Abdullah Ambuwawu dijadikan sebagai tempat tinggal Bung Karno, istrinya, Inggit Garnasih, anak angkatnya, Ratna Djuami, dan mertuanya,  Ibu Amsi.

Di sana kehidupan Bung Karno sangat sederhana. Dia memiliki sedikit akses untuk berkorespondensi selama dalam pengasingan.

Keadaanya makin membuatnya tertekan, tetapi ia tetap bersemangat dan bisa berpikir lebih dalam tentang banyak hal.

Bahkan, Bung Karno memanfaatkan pengasingan itu untuk mendalami agama Islam.

Pluralisme pun dipelajari dengan berbincang dengan pastor di Ende.

Selain itu, ia juga memiliki kegiatan seperti melukis dan menulis naskah drama pementasan.

Di sekitar lokasi pengasingan, terdapat sebuah taman yang dimanfaatkan Bung Karno untuk merenung, tepatnya di bawah sebuah pohon sukun. Renungannya membuahkan hasil, yakni Pancasila.

Saat ini taman dikenal dengan Taman Renungan Bung Karno atau Taman Renungan Pancasila. (1)

Baca: Monumen Pancasila Sakti

Taman Renungan Bung Karno ini adalah tempat inspirasi Bung Karno melahirkan Pancasila dari pohon sukun bercabang lima.

Namun, kini pohon sukun yang ditaman tersebut bukan pohon sukun yang sama saat Bung Karno merenung di sana.

Sejak 17 Agustus 1981, pohon sukun yang lama tumbang akibat angin dan digantikan dengan pohon sukun baru.

Taman ini dulunya bernama Taman Rendo, artinya melepas rindu.

Konon saat duduk di taman ini, Bung Karno selalu melihat ke arah pantai dan seketika itulah rindunya kepada keluarga di tanah Jawa menguat seiring ombak memecah di pantai Teluk Ende.

Kini taman ini sudah dipercantik berkat bantuan seorang arsitek bernama Andra Martin.

Di samping pohon sukun ini terdapat bangku yang panjangnya sekitar 17 meter.

Patung Sukarno yang terbuat dari bahan perunggu karya pematung Hanafi. (2) 

Baca: Monumen Tugu Muda

  • Harga dan Jam Operasioanal

Taman Renungan Bung Karno berada di provinsi Nusa Tenggara Timur, tepatnya di Kel. Mautapaga, Ende Timur, Kel. Mautapaga, Ende Tim, Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Tim.

Tiket masuk taman ini dibaderol Rp20.000 dan jam operasionalnya dari pukul 09.00 hingga 17.00. (3) 

Baca: Monumen 48 Hargorejo

(Tribunnewswiki.com/ Husna)



LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here