Tambang di Bakan Makan Korban, DPRD Bolmong Minta Pemerintah Cari Solusi

0
4



TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado – Sekretaris Fraksi PDIP di DPRD Bolaang Mongondow (Bolmong) Mas’ud Lauma, menyatakan Keprihatinannya atas Aktifitas Pertambangan tanpa izin (PETI) atau ilegal di desa Bakan, Kecamatan Lolayan, yang kembali menelan korban.

Seperti diketahui, terinformasi ada sekitar lima orang penambang lokal yang meninggal di lokasi tambang PETI tersebut.

Diduga para korban keracunan di lubang Kalikit perkebunan OS di Desa Bakan.

“Tentu ini harus ada evaluasi dari semua pemangku kepentingan baik pemerintah daerah, pusat, TNI dan Polri,” kata dia.

Ia juga meminta harus ada solusi bagi para penambang.

“Mereka harus diberikan ruang agar dapat melaksanakan aktivitas tambang secara legal,” kata Mas’ud saat ditemui Tribunmanado.co.id, Kamis (9/9/2021) sore tadi.

Solusinya, Mas’ud mengungkapkan, tambang yang ada di Bolmong seperti Bakan, Monsi dan Potolo diberikan izin wilayah pertambangan rakyat (WPR) agar mereka tidak lagi sembunyi – sembunyi ke aparat.

“Seperti saat ini para penambang lokal yang ada di Bakan, ketika ditutup oleh pemerintah lalu, warga lakukan secara diam – diam pada malam hari,” kata dia.

“Kaya akan emas tapi susah di negeri sendiri,” tambah dia.

Untuk itu, ia berharap kepada pemerintah duduk bersama mencarikan solusi bagi para penambang lokal.



LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here