Tren Covid-19 Mereda, Tapi 10 Daerah Ini Masih PPKM Level 4, Strategi Baru Diterapkan

0
16


TRIBUNNEWSMAKER.COM – Tren Covid-19 mereda, tapi 10 daerah di Indonesia ini masih berstatus PPKM level 4. Strategi baru pun diterapkan. 

Meski telah menunjukkan tren positif, pemerintah Indonesia terus memfokuskan diri pada daerah positif covid-19 yang masih berzona merah.

Pemerintah menyebut jika kasus Covid-19 di Indonesia terus mengalami penurunan.

Namun, Kepala Bidang Penanganan Kesehatan Satgas Covid-19, Alexander Ginting, berkata masih ada 10 daerah dalam PPKM level 4.

“Sudah banyak perbaikan. Tapi di luar Jawa-Bali masih ada 10 daerah di level 4. Selebihnya 2 dan 3. Daerah yang level 4 itu ada di Kalimantan Timur dan beberapa daerah di Aceh dan Sumatera Utara,”ungkapnya dalam seminar virtual melalui kanal YouTube FMB9ID, Selasa (21/9/2021).

Dalam menangani daerah yang berada di level 4, sesuai instruksi Menteri Dalam Negeri, Satgas berkolaborasi dengan pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI dan Polri. 

Alex menyebutkan jika strategi yang digunakan adalah mengintruksi PPKM dengan tujuan menurunkan mobilitas. 

Menurunkan mobilitas, berarti membatasi gerakan masyarakat keluar dari rumah, untuk berinteraksi. Sehingga transmisi virus bisa dibatasi. 

Kedua, Alex mengatakan jika pelacakan kontak erat akan dilakukan merata, salah satunya di Kaltim. Tidak hanya di kota, tapi juga di kabupaten, kecamatan dan pedesaan. 

“Penting melakukan pelacakan untuk melihat sumber infeksi di komunitas, keluarga, tempat kerja atau tempat perkantoran sehingga bisa melihat mana yang sudah terinfeksi, kontak erat dan bergejala,” paparnya lagi. 

Pelacakan dilakukan dengan cara testing. Bila hasilnya bila ada positif, masyarakat akan diarahkan isolasi terpusat. 

Karena kalau dilakukan isolasi di rumah, dikhawatirkan akan terjadi potensi kluster keluarga. Pelacakan kontak ini, harus dilakukan terus menerus meski kasus telah menurun. 

“Satgas Covid-19 mempunya tim pelacakan kontak di daerah-daerah. Tim pelacakan kontak pada 11 provinsi harus berjalan serius. Walau banyak hambatan karena tidak potensial atau kasus menurun. Kasus menurun, testing tetap sangat diperlukan,” kata Alex lagi. 

(Tribunnews.com / Aisyah Nursyamsi)



LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here