Ulama dan Santri se-Jawa dan NTB Gelar Doa Bersama demi Kemakmuran Petani

0
14



TRIBUNNEWS.COM – Demi keberkahan dan kemakmuran para petani se-Jawa dan NTB, ulama dan santri yang tergabung dalam majelis zikir Al Tsawab menggelar doa bersama. Doa bersama ini merupakan kali kedua yang digelar selapan (35 hari) sekali secara virtual. 

Ada 65 titik majelis zikir Al Tsawab yang tersebar di Jawa Tengah, Jawa Barat, Jawa Timur sampai Nusa Tenggara Barat (NTB). Satu di antaranya berada di Pondok Pesantren Syafiiyah Desa Bandungsari, Kecamatan Ngaringin, Grobogan. 

Belasan kiai, ustaz dan santri berkumpul melingkar di sebuah ruang kelas. Mereka semua mengenakan masker dan menjaga jarak.

Pengasuh Ponpes Syafiiyah, Kiai Ahmad Haris mengatakan sudah sekian bulan petani di tanah air mengalami keterpurukan terutama karena jatuhnya harga beberapa komoditas. 

Melihat situasi tersebut, seluruh kiai dan santri memutuskan memberi dukungan semangat kepada petani. 

“Semoga pertanian di seluruh pelosok negeri memeroleh berkah, terhindar dari hama, panennya bisa melimpah dan harga jual tidak anjlok,” ujar Kiai Ahmad Haris.

Selain puluhan santri, hadir di Ponpes Syafiiyah para petani yang ada di desa tersebut. Mereka juga khusyuk melantunkan zikir dan doa. 

“Di majelis ini para kiai dan santri memang sengaja hadir di tengah persoalan yang dialami masyarakat. Agar bukan hanya kesalehan ritual, tapi kami juga memperoleh kesalehan sosial,” ujarnya

Sementara Kiai Muhammadun dari Ponpes Dirgantara Purbalingga, salah satu pendiri Majelis Zikir Al Tsawab menuturkan bahwa majelis tersebut berdiri sejak Agustus tahun ini. 

Namun, hingga saat ini sudah menyebar di seluruh kabupaten/kota di Jawa Tengah. Dan sebagian sudah ada di Jawa Barat, Jawa Timur serta NTB.



LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here