Uniknya Sajian Bakso Plecing di Bali yang Dilengkapi Bumbu Plecing, Sehari Ludes 100 Porsi

0
7


TRIBUNTRAVEL.COM – Plecing biasanya dikonsumsi dengan sayuran seperti kecambah atau kacang panjang.

Namun di Bali, ada plecing yang disajikan dengan bakso yang dinamakan bakso plecing.

Bakso plecing dijajakan oleh Bakso Jinggo yang berlokasi di Jalan Tukad Pancoran, Panjer, Denpasar Selatan, Kota Denpasar, Bali.

Bakso Jinggo dikelola oleh Made Adi Jaya Atmaja (40) yang baru dikelolanya.

Made sebelumnya menekuni usaha garmen dan kini Ia mencoba peruntungan baru dengan membuka usaha kuliner.

Baca juga: Taman Dedari, Tempat Wisata Ikonik di Bali dengan Puluhan Patung Bidadari yang Megah

Ketika ditemui, Adi mengatakan alasannya memberi nama usaha kulinernya Bakso Jinggo. 

Bakso plecing
Bakso plecing (Instagram/baksojinggo)

“Itu kebetulan namanya Bakso Jinggo karena kita menjual bakso dan nasi jinggo. Untuk bakso plecing sendiri berisikan lontong, tahu, pangsit, pentol, dan bumbu plecing. Bumbu plecing itu buat sendiri,” katanya pada, Jumat 27 Agustus 2021. 

Alasannya memilih bakso dikarenakan bakso merupakan makanan universal yang siapa saja dapat menyantapnya.

Baca juga: Pemilik Ayam Bakar Lumpur Lapindo Ungkap Alasan di Balik Penamaan Warungnya

Selain itu dikarenakan warung Bakso Jinggo ini mulai buka ditanggal 10 Agustus 2020 lalu, Adi menerapkan sistem promo setiap tanggal 10, yakni bagi pengunjung yang membeli nasi Jinggo atau bakso akan mendapatkan gratis minuman. 

“Memilih bakso karena makanan universal atau sejuta umat jadi punya ide untuk buka bakso dan nasi jinggo. Bakso plecing awalnya coba sendiri akhirnya dicoba kok cocok bumbunya jadi dimasukkan ke menu. Kita buka warung ini mulai 10 Oktober 2020 lalu. Kita setiap tanggal 10 ada promo setiap makan nasi Jinggo dan bakso gratis minum,” tambahnya. 



LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here