UPDATE Kasus Bocah 6 Tahun Jadi Korban Ritual Pesugihan di Gowa, Makam sang Kakak Dibongkar Polisi

0
15


TRIBUNNEWS.COM – Pihak kepolisian terus melakukan pendalaman terkait kasus ritual pesugihan Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.

Seperti diberitakan sebelumnya, kasus ini mulai menjadi bahan perbincangan pada Jumat (3/9/2021) lalu.

Saat itu, warga yang tinggal di Gantarang, Kecamatan Tinggimoncong, Kabupaten Gowa digegerkan dengan tangisan kesakitan seorang anak perempuan berinisial AP.

Baca juga: Staf Khusus BPIP Soroti Kasus Bocah Korban Pesugihan: Bertentangan dengan Pancasila

Bocah berusia 6 tahun itu menjerit karena terluka di bagian mata kanannya.

Belakangan terungkap, luka tersebut merupakan ulah dari kedua orang tua beserta kakek dan neneknya.

Alasan mereka melakukan tindak kekerasan lantaran diduga korban dijadikan tumbal dalam ritual pesugihan.

Polisi bongkar makan kakak AP

Tim Forensik Biddokes Polda Sulsel, Polres Gowa dan Polsek membongkar makam almarhum DS (22) kakak korban pesugihan di Lingkungan Lembang Panai, Kelurahan Gantarang, Kecamatan Tinggimoncong, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Senin
Tim Forensik Biddokes Polda Sulsel, Polres Gowa dan Polsek membongkar makam almarhum DS (22) kakak korban pesugihan di Lingkungan Lembang Panai, Kelurahan Gantarang, Kecamatan Tinggimoncong, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Senin (TRIBUN-TIMUR.COM/SAYYID ZULFADLI SALEH WAHAB)

Dikabarkan, AP bukan korban satu-satunya.

Kakak AP berinisial DS (22) meninggal dunia akibat perbuatan kedua orang tuanya.

Untuk mendalami informasi tersebut, polisi dari Polda Sumsel membongkar makam dari DS.



LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here