Wapres Ma’ruf Amin: Perlu Peran Semua Pihak Untuk Wujudkan Indonesia Sebagai Poros Maritim Dunia

0
7



Laporan Reporter Tribunnews.com, Reza Deni

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, Indonesia memiliki potensi kemaritiman yang sangat besar.

Diketahui dua per tiga luas wilayah Indonesia berupa laut dan memiliki garis pantai terpanjang kedua di dunia,

Selain itu, secara geografis lokasi Indonesia pun sangat strategis karena diapit dua benua yakni Asia dan Australia, serta diapit dua samudera yakni Pasifik dan Hindia.

Dengan posisi tersebut Indonesia berada pada titik strategis persilangan alur lalu lintas laut yang menghubungkan benua timur dan barat.

“Dari sekitar 90 persen perdagangan global yang diangkut melalui laut, 40 persen di antaranya melewati perairan Indonesia,” kata Wakil Presiden (Wapres) Maruf Amin saat menghadiri Musyawarah Nasional ke-II Asosiasi Pemerintah Daerah Kepulauan dan Pesisir (Aspeksindo), secara virtual, Jumat (8/10/21).

Baca juga: Pimpin Rapat Bahas RUU ASN, Wapres Maruf Amin Berpesan Jangan Ada Pelemahan

Wapres menyebut kondisi tersebut berarti posisi Indonesia sampai kapan pun akan selalu strategis dalam peta perdagangan dunia.

“Atas dasar itulah, diangkat visi Indonesia ke depan sebagai poros maritim dunia,” ujarnya.

Poros maritim dunia, kata Wapres, bertujuan menjadikan Indonesia sebagai negara maritim yang besar, kuat, dan makmur melalui pengembalian identitas Indonesia sebagai bangsa maritim, pengawal kepentingan dan keamanan maritim, serta memberdayakan potensi maritim untuk mewujudkan pemerataan pembangunan ekonomi dan kesejahteraan Indonesia.

“Untuk mewujudkannya, pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Diperlukan peran serta berbagai pihak, baik pemerintah pusat dan daerah, masyarakat, dunia usaha, akademisi, dan juga organisasi kemasyarakatan,” katanya.

Baca juga: Wapres Maruf Bersyukur Kondisi Ketua MUI KH Miftachul Akhyar Semakin Membaik Usai Insiden Kecelakaan



LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here