Warga Desa Wisata Dijadikan Investor, Kadis Pariwisata Sulut: Kini Mereka Dapat Rp 40 Juta per Bulan

0
15



TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado Pandemi Covid-19 menyerang seluruh aspek kehidupan, termasuk bidang pariwisata.

Namun, ada hal menarik yang diungkapkan Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Utara Henry Kaitjily dalam konferensi pers yang digelar Lembaga Pers Dr Soetomo di NDC Manado, Sulawesi Utara, Selasa (21/09/2021).

Dalam aula terbuka yang tentunya menerapkan protokol kesehatan ketat, Henry yang mengenakan pakaian dinas keki mengungkapkan bahwa hal menariknya yakni pemerintah menjadikan masyarakat di desa sebagai investor.

“Karena sejak terjadinya pandemi, banyak investor yang pulang ke negaranya dan masih enggan kembali,” kata Henry.

Jadi pihak pemerintah menggerakkan desa-desa wisata tanpa memberikan bantuan sehingga tak mengharapkan lagi investor-investor luar negeri untuk mengelola pariwisata.

Misalnya dengan membangun banyak homestay di lokasi desa wisata.

“Kini mereka (desa wisata) dapat Rp 40 juta per bulan,” ujar Henry.

Bahkan, lanjutnya, banyak warga yang merantau ke Kota Manado harus pulang ke desanya untuk ikut membangun.

Kemudian, terkait lokasi wisata milik investor yang kini tutup, Henry mengaku tak akan diberikan bantuan.

Menurutnya, pihak investor luar negeri ini harus punya niat yang besar dalam mengembangkan bisnisnya. (Alp)



LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here