Warga Lumajang Jual Bensin Rp 8.000 per Liter, Ternyata BBM Itu Hasil Oplosan

0
13



Laporan wartawan Tribun Jatim Network, Tony Hermawan

TRIBUNNEWS.COM, LUMAJANG-  Tempat pengoplosan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Premium di Desa Kabuaran Kecamatan Kunir Kabupaten Lumajang Jawa Timur digerebek polisi.

Tiga  orang diamankan yakni DH (36) asal Desa Kabuaran, Kecamatan Kunir Kabupaten Lumajang, MY (27) tercatat warga Desa Pohsangit, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo dan YDA (20) warga Desa Sumber wetan Kecamatan Kedopok Kota Probolinggo. Ketiganya tertangkap basah melakukan pengoplosan BBM jenis Premium.

Kasat Reskrim Polres Lumajang AKP Fajar Bangkit Sutomo mengatakan, pengungkapan kasus itu bermula dari kejanggalan petugas adanya aktifitas mencurigakan di tempat ketiga pelaku mendropping BBM di gudang itu.

Pasalnya, BBM dari gudang itu dijual dengan harga miring.

Satu jerigen ukuran 35 liter dijual Rp 280.000. Artinya per 1 liter hanya dihargai Rp 8.000.

Baca juga: Tak Lagi Jadi Montir di Bali, TB Mudik ke Lumajang, Pilih Tanam Ganja di Pegunungan 

“Jadi hati-hati beli BBM harga murah. Bisa jadi itu BBM oplosan,” katanya.

Dalam praktik pengoplosan BBM itu, para pelaku memiliki peran masing-masing.

DH mengoplos BBM dengan bahan pewarna kimia berwarna kuning dan air.

Secara kasat mata BBM itu menyerupai bensin jenis premium, sedangkan, dua pelaku lainnya yakni MY dan YDA sebagai kurir pengirim bahan mentah kepada DH.



LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here